Surabaya Jawa Timur

SADANGA YOGA SEMINAR DAN PELUNCURAN BUKU PERDANA DI SURABAYA JAWA TIMUR
DIALOG ANTARA KERAGUAN DAN DIRI SUJATI.

.Waktu: 28 September 2019, Jam 13.00 sampai 15.00 wib.
Lokasi: Ballroom Favehotel MEX. Jalan Pregolan 1- 5 Tegalsari, Surabaya- Jawa Timur.
.
Dialog yang tidak akan pernah usai, selama diri belum memahami semua Tattwa. Tetapi, semua Tattwa tidak akan mengantar seseorang pada kemanunggalan, jika belum menjalani Sadangayoga. Tetapi, Sadangayoga akan sia-sia, jika belum mempraktikan 10 Sila (tata laku). Namun demikian, semua itu akan sia-sia jika seseorang belum mengetahui Paramartha dan Samyak Jnana (inti pengetahuan). Tetapi, inti pengetahuan tidak akan menyala sebelum seseorang Masdhana (praktik spiritual), yakni Mahoma (maŋhanākĕn homa ). Homa adalah pemujaan api. Pemujaan api yang utama adalah melaksanakan Homa Kadyatmikan.
.
Jadi, Kita harus melaksanakan Homa Kadyatmikan. Homa yang bukan hanya sekadar memuja api dalam bentuk seremonial. Tetapi menyalakan Siwagni ( api diri )dalam tubuh. Jadi raga inilah Kunda itu. Tubuh sebagai Kunda atau tungku api, maka api berada pada Nabi (Brahma Ghranti), dan disimbolkan dengan aksara ANG sebagai Agnirahasya. Aksara ANG itu sifatnya panas, dan adanya panas itu bersumber dari api yang ada dalam Tabunan. Prosesi Homa Kadyatmikan ini kemudian lazim dikenal dengan proses Dag-Dhi-Karana dan Amerti Karana, yakni proses pembakaran segala kekotoran diri dan menghidupkan kembali kesadaran Tuhan dalam diri. Sebelum Homa digelar dan aksara ANG sebagai sumber api dinyalakan, terlebih dahulu Sang Atma pada inti teratai hati dituntun dan ditempatkan pada jantung. Proses nuntun Sang Atma dari hati dengan mantra khusus, yakni Sapta-Om-kara-atma-mantra; Wṛsada Mudra, selanjutnya Homa digelar dengan menyalakan api pada tungku/tubuh, sehingga segala kekotoran dibakar melalui Dagdhi-Karana.
.
Melalui Homa semua kekotoran dibakar, sehingga diri tersucikan kembali. Setelah api menyala hebat dan membakar segala kekotoran itu, maka akan ada keterpisahan antara Sang Atma dengan segala hal yang bersifat material (natuna), baik negatifitas wasana karma dan segala kekotoran itu. Kemudian nyala api yang berkobar akan memurnikan diri. Agni berada dalam nabi (dengan aksara ANG) dinyalakan dan dinaikkan melalui dua nadi (ida-pinngala) yang ada dalam sumsuna (tulang belakang) sampai pada padma hrdaya. Api yang menyala dalam tubuh (tungku api) membakar sarwa papa klesa, dan dari atas munculah amrtha melalaui amrti karana. Air Byomasiwa dituangkan pada api menyala, dan segala kekotoran diri akan dihanyutkan melalui Saptanadi, yang bermuara di sungai Srayu tempatnya di telapak kaki.
.
Orang yang menekuni jalan Sadanga Yoga, prosesi ini merupakan Yoga Rahasia di mana segala kekotoran diri dapat dilenyapkan. Tatkala semua dilenyapkan, maka pandangan Sang Atma tidak lagi mengarah ke bawah, tetapi ke atas ke sumber Tattwa itu. Ia (Sang Atma) tidak lagi termangu-mangu dan mabuk akan semuanya, tetapi sadar bahwa dirinya adalah Pancer dari semua gerak energy alam semesta sesungguhnya.

Bagaimana ajaran Sadanga Yoga Itu?
Bagaimana prakteknya?
Apa Manfaatnya ?
Semua akan dijawab Tuntas dalam seminar Yoga Nusantara di Surabaya Jawa Timur. Seminar Sadanga yoga ini bisa diikuti oleh semua kalangan, para master yoga, para master energy, para praktisi kebugaran, para healer tradisional dll , bisa hadir dalam acara ini.

Peluncuran Buku Perdana Sadanga Yoga.

Silahkan daftar:
Hubungi: Address :
Phone : (+62) 361 975 650 Cellular: (+62) 878 611 878 25 WA : (+62) 821 138 50 694 
Email: info@de-mantra.com
https://myischool.wordpress.com/…/seminar-sadanga-yoga-sur…/